Hana

Boneka Adila

Anton Suparyanta

 

Agustus menjadi catatan penting bagiku. Ya, tujuh belasan. Di kampungku tujuh belasan selalu unik. Semua panitia perempuan. Ya, nyaris semua perempuan mendapat jatah menjadi panitia.

Aku! Aku perempuan. Usiaku? Jelas, anak-anak. Aku masih kelas V SD. Aku menjadi seksi lomba untuk anak-anak. Sempat kewalahan juga. Repot. Bingung. Sebab lombanya juga bukan lomba seperti biasa.

Aku tawarkan satu lomba untuk anak-anak perempuan Memang, sebelumnya pura-pura aku putar-putar kampung. Keliling rumah-rumah. Ternyata, anak-anak perempuan memiliki banyak boneka. Ada boneka berbahan plastik, karet, kain, bahkan ada yang dirajut dari benang wol.

“Hem … ini ide bagus! Jos!” Aku membisik.

Aku ingin memanfaatkan boneka. Ya, ideku diterima panitia. Ideku cukup sederhana. Semua anak perempuan bisa mengikuti lomba. Tekadku bulat.

“Silakan boneka-boneka yang dilombakan dirias. Dihias agar cantik dan tampan. Diberi pernikpernik supaya manis. Setiap peserta lomba berpasangan. Dua anak menilaikan satu boneka. Jika mau, diperbolehkan juga membuat boneka sendiri dengan bahan-bahan sederhana,” ujarku kepada tim lomba. Oke, laksanakan. Minggu sudah berganti minggu.

Suatu hari aku diadu oleh satu peserta lomba. Memang sih, boneka karyanya bagus. Dirancang berdua dari bahan sederhana dan murah.

“Belah saja boneka Adila ini, Kak.” Ups, kata-kata ini selalu terngiang di pikiranku. Mengapa harus dibelah? Adikku, Gracia Ci, mengadu, “Kak Della, gara-gara boneka lomba untuk tujuh belasan itu aku dicueki Wa Ode Wuar berhari-hari. Tadi pagi aku coba menyapanya. Wa Ode tetap diam saja.”

Boneka Adila adalah karya berdua, Gracia Ci dan Wa Ode. Bagus sih sebagai karya seni. Bahan-bahannya sederhana: benang wol warna merah putih, jarum songket, gabus bekas, dan pernik pemanis seperti mata, pita, anting, dan gelang.

Hampir tiap sore mereka bekerja sama. Top habis, darah Sunda dan Bugis bahu-membahu. Bikin boneka. Memotong, merajut benang, membentuk boneka. Gracia dan Wa Ode sepakat memberi nama Adila Merah Putih. Boneka Adila. Wow, cantik rupawan. Karena saking cantiknya, Gracia ingin memilikinya. Wa Ode juga…..

 

 

Selengkapnya di utusan-agustus-2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *